Kepala Pekon Napal Melalui Humas Angkat Bicara Mengenai Ocehan Supir Ambulance Pekon Jadi Mala Petaka

Tanggamus-Investigasinews.com Setiap Pekon mempunyai kebijakan yang berbeda terkait pembayaran insentif sopir Ambulan, ada Pekon yang memakai Anggaran Dana Desa ada pula dari penghasilan asli Pekon untuk pembayaran insentif, pemeliharaan serta biaya lainnya terkait ambulans Pekon

Dalam hal ini belum ada aturan baku dan seragam yang dibuat Pemerintah Pekon untuk mengatasi kesimpang siuran terkait biaya operasional ambulance Pekon.

Bacaan Lainnya

Kepala Pekon Napal melalui Humas Pekon Fikri Yanto SH menjelaskan bahwa terkait pembayaran insentif sopir ambulance Pekon Napal tentu mempunyai kebijakan masing-masing.

Khususnya di Pekon Napal sendiri insentif sopir ambulans Humas Pekon diambil dari anggaran Dana Desa, bahkan untuk BBM, operasional tak jarang memakai uang pribadi saya, sopir ambulans harus memiliki jiwa sosial yang tinggi tegas Humas Fikri Yanto SH Jum’at 12/04/2024.

Terkait Ocehan supir ambulans Pekon Napal Kecamatan Bulok Kabupaten Tanggamus,jadi mala petaka pasalnya supir ambulans tersebut, dikeluhkan oleh para keluarga pasien,yang mana memasang tarif jarak jauhnya ke rumah sakit,hal ini terbongkar dua mantan pasien menyampaikan aspirasi nya kepada Kepala Pekon Napal melalui Humas Fikri Yanto SH,dalam hal tersebut, mendapat respon Kepala Pekon Napal, bahwa Pemerintahan Pekon Napal tidak pernah ,memerintahkan kepada supir ambulans meminta tarif jauh dekat,antar pasien ke rumah sakit,

itu tanpa sepengetahuan Pemerintahan Pekon Napal, terkait hal tersebut,kami sudah memberikan tanggapan namun yang bersangkutan tidak menerima teguran tersebut , karena yang bersangkutan merasa paling benar terkait hal tersebut ,bukti yang sudah kami pegang ,dari surat peryataan,Rekaman vidio yang bersangkutan hingga keterangan dari keluarga pasien tegas”Fikri Yanto SH selaku Humas Pekon Napal.

Hal ini juga perlu menjadi perhatian semua pihak jika mobil ambulans saat ini yang di Pekon Napal adalah milik masyarakat yang di anggarakan melalui Alokasi Dana Desa .

Pemerintah Pekon Napal juga telah menganggarkan untuk gaji supir jelasnya.

Bahwasanya Ocehan supir ambulans Pekon Napal jadi mala petaka ,menyikapi hal tersebut geram adanya terbukti salah satu warga yang dipungut oleh oknum supir mobil Ambulans saat dalam keadaan berduka.

Menurutnya, kejadian tersebut sangat disayangkan bahkan mencoreng nama baik Pemerintah Pekon Napal.

“Saya yakin ini cuma oknum dan jika itu benar, oknum supir ini harus segera ditindak tegas agar dikemudian hari tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

Dan intinya ini sangat disayangkan, apa lagi ini malah mencoreng nama baik Pemerintah Pekon Napal kata Fikri Yanto SH.

Bukan hanya itu ia menyampaikan kalau supir Ambulans Pekon Napal sudah menerima gaji dari Pemerintah Pekon,namun dirinya menyayangkan apabila oknum tersebut meminta imbalan kepada masyarakat yang sedang berduka.

“Saya harap tidak terulang lagi kejadian ini, karena kejadian seperti ini membuat citra buruk kepada supir ambulans Pekon Napal tegas Fikri Yanto SH.

Kepala Pekon Napal melalui Humas menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengintruksikan pemungutan uang kepada masyarakat saat menggunakan mobil siaga Pekon.

“Kita tidak pernah meminta supir untuk meminta uang kepada masyarakat saat masyarakat menggunakan mobil.

Hingga Berita ini Di Terbitkan Supir mobil ambulance pekon Napal belum Di Konfirmasi oleh awak media

Penulis : Yus

Editor : Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *